Bawang putih (allium sativum) sebagai terapi komplementer keperawatan modren (TKKM) untuk pasien hipertensi

Authors

Abdul Thalib
Nursing Department, Institute of Health Science Pasapua Ambon, Ambon, Indonesia
Bazrul Makatita
Nursing Department, Institute of Health Science Pasapua Ambon, Ambon, Indonesia

Keywords:

Terapi Komplementer, Bawang Putih dan Hipertensi, Allium sativum, Manajemen Tekanan Darah, Keperawatan Modern

Synopsis

Bawang putih (Allium sativum) dikenal secara luas sebagai tanaman herbal yang memiliki berbagai manfaat kesehatan, salah satunya sebagai terapi komplementer dalam pengelolaan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Buku ini mengupas potensi bawang putih sebagai terapi komplementer keperawatan modern bagi pasien hipertensi, menyoroti peran komponen aktifnya seperti allicin dalam membantu menurunkan tekanan darah. Pembahasan dimulai dari tinjauan ilmiah mengenai khasiat bawang putih, metode penggunaannya dalam terapi komplementer, hingga implementasi dalam praktik keperawatan modern. Buku ini juga mencakup panduan praktis bagi perawat dan tenaga kesehatan dalam menerapkan terapi bawang putih sebagai bagian dari pendekatan holistik, bersamaan dengan terapi medis konvensional. Dengan didukung oleh hasil penelitian dan panduan aplikatif, buku ini diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi tenaga kesehatan dalam memberikan perawatan yang efektif dan aman bagi pasien hipertensi.

Garlic

Published

January 1, 2024

How to Cite

Thalib, A., & Makatita, B. . (2024). Bawang putih (allium sativum) sebagai terapi komplementer keperawatan modren (TKKM) untuk pasien hipertensi. CV. Paperhome Indonesia. https://doi.org/10.1234/awb11t09